Alhamdulillah
puji syukur kepada segala nikmat yang dikaruniakan Allah SWT pada keluargaku.
Sabtu, 18 Oktober adalah hari dimana keluarga kecil ini mendapatkan kabar yang
sangat bahagia. Ya bahagia. Kabar itu disampaikan oleh adikku dengan
mengirimkan sebuah sms singkat, yang berbunyi, “adimu dadi tentara, doa
restune”. Sebuah sms singkat dari adikku yang pada waktu sedang menunggu
pengumuman untuk masuk TNI jalur khusus. Dan dengan sms itu, yang menandakan
kalau uut, adikku telah lolos seleksi Caba TNI AD jalur
khusus/prestasi/kejuruan.
Sunday, October 19, 2014
Friday, October 17, 2014
Rindu
Derai angin bernyanyi lembut dalam
keheningan hati ini
Ketika tubuh ini melamun sepi menahan
rindu
Dan meresapkan keharuman cinta dalam
hatiku
Ternyata cinta itulah yang membuatku
terus berangan
Tentang sebuah cinta yang tulus
Thursday, October 16, 2014
Menjemput Bidadari
Cinta
Lantunan lagu kasih sayang mengiringi, dan tak ingin
beranjak pergi darinya
Sebuah ungkapan mesra serta tutur kata yang puitis
Hanya ku berikan untuk dia saja
Pandangan tak lepas kemanapun ia melangkah
Seperti angin yang membuainya dalam kesejukan
Cinta yang menggelayuti hatiku, sungguh begitu
menggoda mimpiku
Kaulah cahaya ketika gelap menyelimuti
Kaulah hati yang kan ku kasihi
Wednesday, October 15, 2014
Physics v.1.0 is My Prototype
Sekitar 3 tahun yang lalu, tak terpikirkan untuk membuat ini, salah satu prototype yang
menjadi kebanggaan untukku karena bisa berhasil membuatnya, ya kurang lebih
satu bulan. Dengan aplikasi yang aku buat ini, berhasil mengantarkanku
menyelesaikan study ku di UNY, dan yang tak sangka menang di
lomba tingkat regional maupun nasional, dan tentunya dengan bantuan teman-teman
seperjuangan.
Namanya, Physics v.1.0, sebuah aplikasi pembelajaran fisika.
Pengalaman Pertama
Senin, 13 Oktober 2014, salah satu momen pergantian hidup aku yang lewati.
Alhamdulillah selalu memuji segala kenikmatan dan bersyukur atas segala karunia
Allah SWT. Ya, momen yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya, yang dulu aku
sebagai murid dan duduk tegang mengerjakan beratus-ratus soal dalam beberapa
pelajaran, muka berkeringat, dan otak pun diperas untuk memahami materi yang
sebegitu banyaknya. Namun kemarin hal itu berganti, sekarang menjadi orang yang
didepan murid dan mengawasi murid-murid yang dulu persis yang aku lalui sebagai
murid, tegang, berkeringat, dan berusaha menyelesaikan satu demi satu soal. Ya
setelah bermetafosis menjadi guru, dan sekarang pun bermatofosis menjadi
pengawas ujian, lebih tepatnya pengawas Ujian Tengah Semester. Pengalaman
pertama, ya yang pertama.
Subscribe to:
Posts (Atom)




